Jumat, 17 September 2021

Pengalaman adalah Guru yang Paling Berharga


Kemarin adalah masa lalu, hari ini adalah kenyataan, dan hari esok adalah harapan.

"Pengalaman adalah guru yang paling berharga" peribahasa yang tak sing bagi mayoritas masyarakat. Peribahasa ini mengandung makna yang mendalam.

Pada dasarnya, kejadian atau peristiwa menyenangkan dan tidak menyenangkan merupakan suatu akibat dari apa yang telah kita usahakan dan perjuangkan di masa lampau.

Bila kita mengusahakan dengan cara yang salah, maka kita akan menuai hasil yang tidak menyenangkan dan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Begitupun sebaliknya, bila kita mengusahakan dengan cara yang benar dan sungguh-sungguh, maka kita akan mendapatkan hasil yang menyenangkan.

Makna peribahasa "pengalaman adalah guru yang paling berharga" dapat diartikan sebagai kejadian atau peristiwa yang telah terjadi di masa lampau yang dialami oleh seseorang, kemudian dari peristiwa atau kejadian tersebut kita jadikan sebagai pelajaran atau peringatan untuk menuju langkah perjalanan hidup berikutnya.

Kejadian atau peristiwa tidak menyenangkan akan menjadi bekal seseorang mengambil hikmah untuk lebih berhati-hati dalam bertindak, bertutur kata, merencanakan dan mempertimbangkan secara cermat sebelum mengambil langkah.

Pengalaman adalah guru yang paling berharga. Guru yang paling sabar, dan tak pernah marah.

Belajar tidak selalu diperoleh dari duduk di bangku sekolah saja. belajar bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun. Tidak terbatas oleh ruang dan waktu.

Belajar dari pengalaman sama artinya dengan belajar memaknai hidup dengan mempelajari dan mengambil hikmah dari kejadian atau peristiwa yang telah kita alami.

Apapun yang kita kerjakan hari ini akan menjadi pengalaman di kemudian hari.

Apapun yang kita kerjakan hari ini akan menjadi guru yang paling berharga.

Karena, pengalaman adalah guru yang paling berharga.

Kata orang, pengalaman adalah guru terbaik. Pengalaman mengajar saya selama menjadi guru terbaik yang mendorong saya untuk berbuat lebih baik di tahun-tahun berikutnya. Banyak sekali pengalaman yang saya dapat dari menjadi guru selama ini.

Saat pertama kali menjadi guru  bidang di kelas 4, 5, dan 6 SD, saya sempat ragu apakah bisa menjalankan peran tersebut dengan baik. Saya benar-benar harus belajar lagi, baik materi pelajarannya maupun cara mengajar yang dapat lebih mudah dipahami oleh siswa kelas 4, 5, dan 6. 

Macam-macam Peran Guru

Semua itu berdampak sangat positif bagi perjalanan saya sebagai guru. Saya jadi sadar bahwa menjadi guru tidak sekadar mengajar di kelas lalu pulang. Guru SD adalah pendidik yang harus bisa menjalankan berbagai peran bagi siswa, mulai dari teman, pembimbing, penasihat konseling, dan sebagainya.

Selain mengajar di sekolah, berkomunikasi dan menjalin kerja sama dengan wali murid juga pengalaman berharga. Saya membentuk paguyuban untuk mempermudah komunikasi dengan wali murid. Tanpa paguyuban, guru akan kesulitan memantau kebiasaan siswanya. Paguyuban mendorong guru dan wali murid berjalan  dan beriringan.

Sama seperti siswa, guru juga mempunyai kelompok belajar yang disebut kelompok kerja guru (KKG). Dalam KKG, anggotanya dapat saling berbagi metode pembelajaran maupun informasi lain terkait pengajaran. Menjadi anggota KKG membuat pekerjaan saya lebih mudah karena dilakukan bersama guru-guru lain. Kegiatan dalam KKG di antaranya membuat rencana pembelajaran, soal ulangan, dan lain-lain.

Mengikuti Perkembangan Zaman

Forum teman guru saat kuliah dan sejawat lain juga sangat membantu saya dalam menambah ide dan inovasi terkait pembelajaran. Sebagai guru, saya sadar bahwa pengetahuan, metode, dan model pembelajaran harus selalu diperbarui. Guru harus mengikuti perkembangan zaman agar dapat menentukan pembelajaran yang sesuai dengan karakter siswa saat ini.

Saat menghadapi pandemi seperti sekarang ini, guru sudah seharusnya menyesuaikan diri dengan cepat ketimbang hanya menunggu perintah. Guru harus punya inovasi agar pembelajaran dapat terus dilakukan.

#guru hebat

#pengalaman adalah guru yang paling berharga


Penulis : Lusi Ratna Sari, S.Pd

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jurnal PTK Lusi Ratna Sari

KEGIATAN EKSTRAKULIKULER PILIHAN YANG TIDAK AKTIF DI S D AL-QURAN AL-HIKMAH SIMPANG III LUBUK BASUNG   Lusi Ratna Sari S.Pd S D AL-Q...